SMP NEGERI 2 KUNINGAN
SMP Negeri 2 Kuningan berdiri mulai tahun 1958 dan berlokasi di Jalan Otto Iskandardinata No. 136 Kuningan, berada di sebelah tenggara taman kota, yang merupakan pusat komersial dan fasilitas umum. Untuk sarana dan prasarana secara umum, SMP Negeri 2 Kuningan memiliki fasilitas cukup lengkap dalam mendukung proses belajar mengajar. SMP Negeri 2 Kuningan memiliki tenaga pendidik sebanyak 53 orang yang cukup kompeten dalam pembelajaran dan dalam penggunaan teknologi. Untuk jumlah pelajar Tahun Ajaran 2022-2023 ada sebanyak 1066 orang. Dalam pelaksanan pembelajaran SMP Negeri 2 Kuningan berpedoman pada Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan (KOS) untuk kelas 7 sebagai implementasi Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Tiga Belas untuk kelas 8 dan 9 sebagai panduan pembelajaran.
Untuk karakteristik Sosial dan Budaya Lingkungan Sekolah adalah beragamnya latar belakang ekonomi dan lingkungan tempat tinggal peserta didik yang ada di SMP Negeri 2 Kuningan dengan diantaranya terdapat peserta didik yang tinggal di daerah pedesaan terpencil sekitar wilayah kota, dengan rasio rawan melanjutkan sebesar 5%. Mayoritas tenaga pendidik dan kependidikan di SMP Negeri 2 Kuningan berasal dan sudah lama tinggal di daerah kota dan sekitamya. SMP Negeri 2 Kuningan memiliki dan membiasakan budaya disiplin waktu, tertib ibadah, 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun) dan kepedulian sosial pada seluruh warga sekolah.
SMP Negeri 2 Kuningan merupakan Sekolah yang menuju penataan lingkungan yang sehat, bersih, hijau serta lingkungan yang indah. Sekolah mengajak seluruh warga sekolah dan lingkungan masyarakat sekitar untuk turut serta menjaga lingkungan sekolah agar tetap sehat dengan gerakan penghijauan. SMP Negeri 2 Kuningan merupakan sekolah ramah anak yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggungjawab. Prinsip utama adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup, serta penghargaan terhadap anak. Sekolah ramah anak adalah sekolah yang terbuka melibatkan anak untuk berpartisipasi dalam segala kegiatan, kehidupan sosial, serta mendorong tumbuh kemban Anak.